LAFESDA 2026: Revitalisasi Spirit Dakwah di Era Digital untuk Membangun Generasi Islam Berakhlakul Karimah
Salatiga, 9 Juni 2026 – Lembaga Dakwah Kampus (LDK) UIN Salatiga sukses menyelenggarakan Pagelaran Festival Dakwah (LAFESDA) 2026 pada Selasa, 9 Juni 2026. Mengusung tema “Revitalisasi Spirit Dakwah di Era Digital: Ikhtiar Membangun Generasi Islam Berakhlakul Karimah di Tengah Disrupsi Zaman”, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta memperdalam pemahaman keislaman di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang terjadi saat ini.
Ketua Panitia LAFESDA 2026, Sohibah Diana Mutmainah Febriyanti, menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi generasi muda dalam mengembangkan kemampuan sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman.
“Terselenggaranya acara ini bertujuan untuk menggali potensi, mengasah kreativitas, serta memperkokoh pemahaman keislaman generasi muda di tengah tantangan zaman yang penuh disrupsi ini,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum LDK UIN Salatiga 2026, Sohib Muhammad Rifki Naufal Fatin, menegaskan bahwa LAFESDA tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun ukhuwah Islamiyah dan mencetak kader-kader muslim yang bermanfaat bagi masyarakat.
“LAFESDA ini bukan sekadar ajang perlombaan. Kami ingin menjadikannya sebagai wadah untuk mempererat tali ukhuwah Islamiyah, membangun kader-kader Islam yang memiliki potensi dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, kami berharap lahir generasi Islam yang ahli pikir, ahli zikir, dan juga ahli ikhtiar,” ungkapnya dalam sambutan.
Salah satu keunikan LAFESDA 2026 adalah hadirnya berbagai cabang perlombaan yang mendorong peserta untuk berpikir kritis dalam mengintegrasikan dakwah dengan perkembangan teknologi digital. Hal ini menjadi bentuk respons terhadap tantangan dakwah di era modern yang menuntut kreativitas, inovasi, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Kegiatan ini diselenggarakan di Auditorium Student Center UIN Salatiga dan Auditorium Lantai 3 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga. Berbagai perlombaan yang digelar meliputi:
Lomba Da’i Muda tingkat se-Pulau Jawa;
Lomba Essay tingkat Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta;
Lomba Cerdas Cermat Islam (LCCI) tingkat SMA/SMK/MA se-Jawa Tengah;
Lomba Short Movie tingkat nasional yang dilaksanakan secara daring.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, LAFESDA 2026 diharapkan mampu menjadi media pengembangan potensi generasi muda muslim sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat dakwah yang relevan dengan kebutuhan zaman. Di tengah derasnya arus digitalisasi, generasi Islam dituntut tidak hanya memahami nilai-nilai agama, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana menyebarkan kebaikan dan membangun peradaban yang berlandaskan akhlakul karimah.
LAFESDA 2026 membuktikan bahwa dakwah dapat dikemas secara kreatif, inovatif, dan adaptif tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam. Dengan semangat kolaborasi dan kompetisi yang sehat, festival ini menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan generasi muslim yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan ilmu, iman, dan akhlak mulia.
Posting Komentar untuk "LAFESDA 2026: Revitalisasi Spirit Dakwah di Era Digital untuk Membangun Generasi Islam Berakhlakul Karimah"