Pelantikan Ormawa UIN Salatiga 2026: Rektor Tekankan Mahasiswa Adalah “Leader”, Bukan Sekadar Pengurus
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga melaksanakan pelantikan Pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) masa bakti 2026 pada Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini berlangsung khidmat dan menjadi penanda resmi dimulainya masa khidmah kepengurusan Ormawa tahun 2026.
Acara pelantikan diawali dengan pembacaan sumpah jabatan, yang diikuti oleh seluruh pengurus organisasi mahasiswa. Momen sakral tersebut dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Rektor tentang kepengurusan Organisasi Mahasiswa masa khidmah 2026 oleh Rektor UIN Salatiga, Bapak Zakiyuddin.
Setelah pembacaan SK, agenda berikutnya adalah penandatanganan berita acara pelantikan oleh para pimpinan organisasi mahasiswa, yang meliputi Ketua Umum SEMA, DEMA, UKM, serta UKK. Prosesi ini menjadi simbol legalitas sekaligus komitmen bersama dalam menjalankan amanah organisasi selama satu periode ke depan.
Memasuki sesi sambutan, Rektor UIN Salatiga, Bapak Zakiyuddin, menyampaikan pesan yang memotivasi seluruh pengurus yang baru dilantik. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kepemimpinan yang bertanggung jawab dan berorientasi pada pengabdian.
> “Saya tidak suka menyebut kalian sebagai pengurus, karena kalian semua adalah leader, ujar Zakiyuddin.
Pernyataan tersebut disambut antusias oleh para peserta yang hadir. Pesan itu menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaksana program kerja, tetapi juga sebagai pemimpin yang mampu membawa perubahan, memberikan teladan, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan kampus dan masyarakat.
Pelantikan ini diharapkan menjadi awal semangat baru bagi Ormawa UIN Salatiga untuk menghadirkan program-program yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak luas. Dengan status sebagai leader, para mahasiswa diharapkan mampu menjalankan amanah dengan integritas, kreativitas, serta jiwa kepemimpinan yang kuat.

Posting Komentar untuk "Pelantikan Ormawa UIN Salatiga 2026: Rektor Tekankan Mahasiswa Adalah “Leader”, Bukan Sekadar Pengurus"